Musti Karasa

Mus2

Selama proses riset beberapa bulan ke belakang, kami mendapat cerita bahwa tanaman palawija merupakan pangan utama para pendahulu untuk bertahan di masa penjajahan. Misalnya saja, bonggol (batang bawah) pohon pisang. Cara masaknya cukup direbus dan siap untuk dimakan. Ketika kami mencobanya, rasa yang hambar tidak cocok untuk lidah generasi kami yang tumbuh dengan makanan kemasan.

Mus1
Musti Karasa berarti ‘Harus Terasa’, artinya, terasa sedapnya. Sesuai dengan kultur pangan sejak Orde Baru, di mana industri pangan dimulai secara masif. Acara ini mencoba untuk menjadikan palawija sebagai makanan utama. Ibu-Ibu dari Desa Wates dan Moyo Nutrisi Besar akan mengolah kembali palawija dengan resep baru yang ‘harus terasa’ sedapnya.

>> More images here. 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s